Kedudukan Hadist Ahad Dalam Aqidah Islam

kedudukan hadist ahad

Telah menjadi kesepakatan (ijma’) kaum muslimin bahwa sunnah Nabawiyah merupakan sumber asasi kedua bagi syariat Islam setelah Al-qur’an, baik dalam masalah ghoibiyah, tauhid, aqidah, tafsir, ibadah, hukum bermasyarakat  maupun aspek-aspek kehidupan lainnya. Sehingga sunnah ini tidak boleh ditentang, diingkari dan didustakan, tentunya jika sunnah tersebut benar-benar berasal dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam meskipun sunnah tersebut merupakan hadist ahad ( hadist yang pada asalnya hanya diriwayatkan oleh satu perawi ).

Berbicara tentang kedudukan hadist ahad dalam aqidah Islam, maka hadist –hadist ahad yang shahih ( benar ) dapat digunakan sebagai dasar aqidah, hal ini bisa dibuktikan antara lain :

Kedudukan Hadist Ahad Dalam Aqidah Islam

Kedudukan Hadist Ahad Dalam Aqidah Islam

  1. Para sahabat senantiasa menerima dengan mutlak setiap kabar yang diterima dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Begitupula yang mereka terima dari seorang sahabat yang memberi tahu kabar dari Rasul. Mereka tidak akan berkata : “ Saya tidak akan menerima kabar darimu karena engkau menyampaikannya seorang diri:
  2. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak mengirim dan mengutus seorang sahabat sebagai da’i ke satu negeri untuk mengajarkan Islam dan risalah Allah. Seperti kisah pengutusan Mu’adz bin Jabal ke Yaman yang terdapat dalam shahih Bukhari dan Muslim.
  3. Ketika terjadi perpindahan arah kiblat dari arah Baitul Maqdis ke arah ka’bah, ada seorang sahabt yang memberitahukannya kepada kaum muslimin yang sedang shalat subuh di Masjid Quba. Maka merekapun menerima berita ini dan beralihlah kiblatnya. Dan kejadian-kejadian seperti ini ( penerimaan kabar dari satu orang ).
  4. Mengingkari hadist ahad sebagai hujjah ( dalil ) dalam masalah aqidah berarti menyelisihi ijma’ kaum muslimin dan termasuk hal baru (bid’ah) dalam agama yang dapat menyebabkan pelakunya bisa tersesat dan bisa menghantarkannya keluar dari Islam.

Nah itulah beberapa poin penting tentang kedudukan hadist ahad dalam aqidah Islam, semoga tulisan ini semakin menambah keimanan kita akan kedudukan hadist ahad dan membantah perkataan orang-orang atau kelompok yang meragukan ataupun menolak hadist ahad. Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments links could be nofollow free.