Keutamaan Dakwah Secara Berjamaah – Sebuah Pesan Kebangkitan

jalan-dakwah

Keutamaan Dakwah Dalam Islam– Sebuah Pesan Kebangkitan

Bisikan Nurani Untuk Putra & Putri Ummat Yang Terluka..!!

السلام عليكم  ورحمة الله  وبر كاته

Saudaraku..

Kaum Muslimin yang kami cintai dimanapun anda berada..

Besar harapan kami agar anda sudi menyisihkan beberapa saat dari waktu yang sangat berharga anda miliki untuk menyimak ungkapan-ungkapan yang cukup memprihatinkan ini..

Sebuah ungkapan yang akan kami tutup dengan kabar gembira, berupa harapan serta ajakan untuk menyongsong masa gemilang kita bersama.

Izinkanlah kami untuk mengungkapkan sedikit dari kondisi keterpurukan umat dewasa ini dengan satu harapan dapat menggugah jiwa-jiwa kita semua untuk segera kembali bangkit bersama memperbaiki realita masyarakat kita.

Tanpa mengurangi sedikitpun nilai-nilai kemuliaan yang ada di negeri tercinta ini, kita mengakui bahwa keterpurukan ruhani di negeri kita sudah sangat mengerikan dan sudah banyak berpotensi mengundang azab dari Alloh .

Bahkan azab-azab itu memang sudah berdatangan bertubi-tubi bagaikan gelombang lautan yang terus bergantian menghempas pantai.

Banyak sekali perbuatan-perbuatan kesyirikan yang dilakukan oleh sebagian besar ummat kita dewasa ini. Dari yang dianggap ringan hingga yang jelas-jelas berbentuk kesyirikan nyata. Pertunjukan-pertunjukan kesyirikan berupa tontonan sihir sampai pada tayangan-tayangan kesyirikan yang sangat tragis, memenuhi acara-acara televisi kita. Ritual-ritual palsu yang berasal dari karangan-karangan manusia sudah demikian banyaknya diamalkan sebagai bentuk peribadatan. Pameran aurat-aurat wanita sudah menjadi bagian terpenting dari program-program hiburan bangsa. Tarian-tarian dan goyangan-goyangan porno aksi menjadi dambaan orang tua maupun yang muda.

Para penantang Alloh  , dari anak-anak kaum Muslimin pun tambah menjamur di universitas-universitas kita. Sampai-sampai ada yang berani menulis “daerah bebas Tuhan”, dan ada pula yang berani menginjak-injak lafadz nama Alloh  , serta ada pula yang telah berani menda’wahkan bahwa al-Qur’an hanyalah sekedar budaya manusia.

Keutamaan Dakwah Dalam Islam

 

Keutamaan Dakwah Dalam Islam

Kelompok-kelompok aliran sesat menjamur dengan begitu pesat. Ada yang mengaku sebagai Nabi perempuan dan anaknya adalah “titisan” Jibril  , atau Nabi Isa  , ada pula yang membatalkan kewajiban sholat atau membolehkan sholat dengan bahasa Indonesia dan lain-lainnya.

Pergaulan bebas muda-mudi yang semakin kini kian melewati batas, banyak direstui oleh orang tua mereka sendiri. Korupsi, narkoba dan miras pun seolah menjadi budaya bangsa. Semua itu merupakan pembangkangan terhadap perintah-perintah dan larangan-larangan Alloh  , dan semua itu berpotensi mengundang kemurkaan serta azab dari-Nya.. dan azab-azab itu pun memang sudah berdatangan..!!

Di rentang waktu antara proklamasi kemerdekaan sampai saat ini, banyak sekali musibah-musibah berupa pemberontakan-pemberontakan yang menelan harta dan jiwa yang tak terhitung banyaknya, bencana-bencana alam terjadi saling susul-menyusul, kian tragis dan membuat tangisan rakyat semakin menjerit ketika terjadi krisis moneter di penghujung abad ke-20 yang telah lalu.

Bencana-bencana yang bertambah cepat jarak waktu dari satu bencana ke bencana lainnya terus berdesakan sejak kita memasuki abad ke-21 ini. Di antaranya ‘Tsunami’ yang menelan lebih dari dua ratus ribu jiwa serta memporak-porandakan habis-habisan dari hitungan detik waktu ke waktu.

Goyangan-goyangan ‘gempa’ yang mematikan dan ‘Banjir’ yang tidak hanya menghancurkan banyak dari infrastruktur negeri ini, akan tetapi juga menjadikan para korban yang masih tersisa hidup terpaksa menyandang profesi baru sebagai pengemis karena kehilangan harta milik mereka, itu semua terjadi di setiap waktu dan kota.

‘Rawa Lapindo’ yang sangat aneh..! Tidak bisa dicerna oleh akal manusia secara jelas..! Menelan korban harta yang tak terhitung banyaknya, terus merayap dan terus.. entah bagaimana jadinya.

Lalu.. ‘Merapi..’ ya letusan gunung-gunung merapi yang sungguh sangat menyayat hati..!! Saat merapi memuntahkan lahar panasnya mengakibatkan banyak generasi anak bangsa pun terbakar hidup-hidup serta melenyapkan harta benda mereka yang masih tersisa hidup.

Semua ini adalah akibat perbuatan kita sendiri..!!

Alloh  berfirman :

Telah muncul kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menimpakan mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. (QS. Ar-Rum [30] : 41)

        

Seluruh musibah yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan tangan-tangan kalian sendiri, dan Allah mema’afkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan kalian)”. (QS. As-Syura [42] : 30)

Semua bencana-bencana itu akan terus-terusan berlangsung sampai kita semua tebinasakan, kecuali bila kita mau bangkit..!!!

Kita semua harus bangkit bersama-sama..! Kita harus mewujudkan kebangkitan total..! Bukan kebangkitan yang hanya berorientasi pada fatamorgana keduniaan semata.

“Kebangkitan sejati adalah kebangkitan ruhani yang kuat dan menyeluruh, yaitu terwujudnya di masyarakat kita ini sebuah dominasi penitian “Shirothul Mustaqim”, penitian jejak-jejak Rosululloh  , dan para sahabatnya. Jalan utama untuk menciptakan kebangkitan sejati adalah pencerahan jiwa-jiwa dengan seruan dan usaha da’wah yang benar.”

Jiwa-jiwa yang tercerahkan dengan da’wah yang benar akan bangkit dan bergerak meninggalkan semua elemen-elemen keterpurukan tersebut ini tadi serta akan menggantikannya dengan penitian“Shirothul Mustaqim” secara kaffah di seluruh lapangan kehidupan.

Tujuan utama dari sebuah kebangkitan sejati adalah meraih kebahagiaan surga dan keselamatan dari neraka. Selain itu, terwujudnya kebangkitan ruhani pada umat ini pun pasti akan menghasilkan sebuah kecermelangan dunia sebagaimana yang kita harapkan bersama.

Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an yang menjanjikan kecemerlangan dunia, ketika kebangkitan ruhani terwujudkan. Di antaranya adalah firman Alloh  :

Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka“. (  (QS. Al-A’raf [7] : 96)

Kita harus segera memulai suatu gerakan kebangkitan dengan mengikuti jejak para Rosul  , para pembangkit yang mulia. Gelombang pengutusan Rosul  , pada haqikatnya adalah gelombang gerakan-gerakan kebangkitan. Setiap terjadi keterpurukan pada ummat manusia, Alloh  pun kemudian mengirim para rosul-Nya. Mereka adalah hamba-hamba yang mulia yang berjuang demi kebangkitan ummat manusia agar selamat dan bahagian di dunia dan akhirat. Di dalam perjuangannya mayoritas para Rosul  itu hanya menggunakan jalan da’wah sebagai satu-satunya strategi utama dalam misi pergerakan mereka. Hal itu bisa kita lihat di kisah-kisah para Nabi dan Rosul di dalam Al-Qur’an. Hal ini tidak berarti mereka tidak berjihad fisik, yaitu berperang fiisabilillah seperti yang kita amati pada siroh Rosululloh  yang penuh dengan peperangan-peperangan fisabilillah demi menyelamatkan umat manusia dari keterpurukan.

Semua itu terjadi pada masa “pasca negara”, yaitu setelah negara Islam di Madinah berdiri kokoh. Adapun pada masa “pra negara” (yaitu masa harakah atau masa pergerakan ), jihad fisik tidak dilakukan. Pada masa harakah itu Rosululloh  melakukan da’wah yang terorganisir, sistematis dan berstrategi sampai berhasil menghimpun pengikut yang cukup untuk berdirinya negara Islam dan untuk mempertahankannya. Setelah masa itulah, ketika tak ada jalan lain untuk operasi penyelamatan manusia selain perang, peperangan pun dilakukan.

Berdasarkan itu semua, pada zaman ini dan pada kondisi Indonesia kini, jalan yang benar untuk mewujudkan kebangkitan total adalah “jalan da’wah”. Akan tetapi tidak semua jalan da’wah adalah jalan kebangkitan..!! Jalan da’wah kebangkitan adalah:

  • Da’wah yang berasaskan dan menyeru kepada manhaj yang murni, manhaj Rosululloh  dan para sahabatnya.
  • Da’wah yang terorganisir, menghimpun anggota sebanyak-banyaknya dan memberi peluang kepada semua anggota untuk berpartisipasi dalam usaha-usaha kebangkitan. Jadi, bukan da’wah sendiri-sendiri.
  • Da’wah yang berbentuk pergerakan yang terus meluas, mencakup seluruh sisi-sisi pemikiran kebangkitan dan bukan da’wah-da’wah yang hanya terbatas pada halaqoh-halaqoh ilmiah saja.
  • Da’wah yang berinteraksi dengan masyarakat bukan da’wah yang tertutup dan mengisolasi diri dari masyarakat.
  • Da’wah yang penuh dengan cinta dan mengasihi kaum muslimin bukan da’wah yang memusuhi mereka.

Adapun jalan kekerasan yang kacau dan hanya menebar kekacauan, kerusakan dan ketakutan, bukanlah jalan kebangkitan yang benar, walaupun diklaim sebagai suatu jihad. Seorang muslim harus beriman kepada syari’at jihad yang benar dan bukan untuk jihad yang salah.

Sedangkan jalan parlemen demokrasi, walaupun banyak manfaat darinya, akan tetapi diyakini tidak bisa diharapkan mewujudkan kebangkitan untuk ummat ini. Keyakinan ini didasarkan atas banyak hal, di antaranya :

  • Da’wah adalah syarat mutlak untuk pencerahan jiwa yang menjadi dasar utama dari kebangkitan. Ketika jalan demokrasi ditempuh, maka para da’i akan berubah profesi menjadi pemulung suara.
  • Kebangkitan memerlukan pengorbanan dan pengawalan terhadap kemurnian manhaj. Tanpa kemurnian tak mungkin terwujud kebangkitan. Demi untuk mendapatkan suara sebanyak-banyaknya, maka para peniti jalur gelanggang parlementer harus pandai-pandai berbasa-basi sekalipun dengan para penoda kemurnian dan harus kuat-kuat menutup mulut terhadap pelanggaran-pelanggaranShirothul Mustaqim selama undang-undang tidak menganggap hal tersebut sebagai suatu pelanggaran. Dengan demikian pengawalan terhadap kemurnian tidak bisa dilakukan, bahkan mereka harus siap melanggar kemurnian itu sendiri bila diperlukan demi kemajuan partai di jalur kekuasaan.
  • Da’wah yang dilakukan oleh para peniti jalur parlementer pun harus “sebijak mungkin” jangan sampai ada perkataan atau perbuatan yang merugikan partai dalam merebut simpati masyarakat, apapun pengorbanannya, termasuk menyembunyikan atau bahkan membantah sebuah ajaran dari ajaran-ajaran Islam.

Tetapi jalur demokrasi memang diakui sangat menggiurkan dan menjanjikan seperti halnya fatamorgana pun cukup royal dalam memberi janji. Hanya saja perlu dicatat, sekalipun strategi da’wah lah satu-satunya strategi yang benar dan jitu untuk mewujudkan kebangkitan serta strategi yang benar dan jitu untuk mewujudkan kebangkitan serta strategi parlementer tidak bisa mewujudkan suatu kebangkitan, tapi kita tidak mendiskreditkan atau mengurangi nilai persaudaraan kita dengan para peyakin strategi parlementer. Mereka adalah saudara-saudara kita se-Islam yang sedang berjuang dengan strategi yang mereka yakini.

Saudara-saudara kaum muslimin yang kami cintai dimanapun anda berada…

Dengan risalah ini, kami saudara-saudara anda di Harakah Sunniyyah untuk Masyarakat Islami (HASMI), mengajak anda semua untuk ikut bergabung dengan kami, sebagai bentuk partisipasi dan perjuangan kita bersama dalam mewujudkan kebangkitan ummat tercinta ini. Mewujudkan kebangkitan total.. Ya.. itulah tujuan kami. Kebangkitan yang bermahkotakan berdirinya“Masyarakat Islami”. Masyarakat yang dinaungi dan dituntun oleh norma-norma Islam, satu-satunya agama Allah_Subhanahu wa Ta’ala. Masyarakat yang secara kolektif dan orang perorangan, bertekad untuk bersungguh-sungguh dalam meniti “Shirothul Mustaqim” . Masyarakat yang di dominasi oleh istiqomah, kejujuran, kebersihan ruhani dan saling mengasihi.

Mari bergabung bersama kami untuk mencapai tujuan ini dengan strategi para nabi dan rasul, yaitu strategi da’wah. Menda’wahi saudara-saudara kita untuk bersama-sama beristiqomah. Bekerja dengan tenang melalui usaha-usaha sederhana, tentram dan terorganisir. Jangan anda berkecil hati untuk ikut berpartisipasi di dalam menuju tujuan yang sangat besar dan agung ini. Kami tidak mensyaratkan apapun untuk anda menjadi anggota HASMI selain keislaman anda dan tekad anda untuk berpartisipasi sebatas kemampuan anda. Hanya sebatas tekad dan hanya itu. Mengapa ini sudah cukup? Karena strategi utama pencapaian tujuan HASMI adalah terbentuknya jaringan orang-orang yang bertekat untuk meniti Shirothulmustaqim..!!. Benar-benar hanya itu..! Karena jaringan seperti ini yang terus diperluas dan terpupuk secara Islami terus-menerus akan mampu mewarnai masyarakat dengan warna penitian Shirothulmustaqim, untuk kemudian mengkristalkan detil penitian itu secara bertahap dan selangkah demi selangkah, sampai terbentuk masyarakat yang Islami sebelum musuh-musuh Islam terbangun dari tidurnya.

Lalu apa yang diminta dari anda ketika anda menjadi anggota HASMI..? Kami tidak meminta apapun juga. Kami tidak akan meminta harta anda. Sekali lagi.. kami tidak akan meminta harta anda. Kalau sewaktu-waktu kami menawarkan kesempatan kepada para anggota HASMI agar menabung di akhirat melalui sebuah program infaq pun, kami tidak akan mengurangi rasa penghargaan terhadap anda ketika anda tidak mampu atau belum siap menginfaqkan harta anda. Hubungan kita sama sekali tidak didasarkan atas harta. Kami akan berusaha membantu anda sebatas kemampuan kami untuk lebih memperjelas rambu-rambu penitian Shirothulmustaqim di dalam diri anda dan membantu anda dalam menitinya dengan cara kebersamaan kita. Anda akan mendapatkan informasi tentang kegiatan-kegiatan HASMI , tetapi apabila anda tidak memiliki waktu atau ada udzur untuk mengikutinya, anda pun bisa memilih tidak ikut tanpa harus mengajukan alasan ketidak-ikut sertaan anda di dalam kegiatan-kegiatan HASMI.

Kemudian.. apa yang anda dapatkan dengan keanggotaan anda?

Menurut hemat kami besar sekali:

  • Yang pertama dan yang terbesar adalah “semoga anda tercatat di sisi Alloh  sebagai pejuang Islam” walaupun hanya dengan partisipasi seadanya. Karena sisi terberat suatu amal di dalam Islam adalah sisi keikhlasan niat dan tekad.
  • Yang kedua.. semoga Alloh  mengkaruniakan anda kebangkitan jiwa yang besar dalam meniti Shirathul Mustaqim dan memudahkan penitian itu.
  • Yang ketiga.. manfaat perjuangan ini akan anda rasakan dalam bentuk penambahan keimanan anda dan juga akan dirasakan manfaatnya oleh anak keturunan anda.

Yang kami ajak untuk menjadi anggota adalah Semua anda..! Laki-laki dan wanita, berpendidikan dan tidak berpendidikan, berilmu agama atau tidak berilmu, siswa-siswi SLTA dan para akademisi, pedagang dan buruh, pekerja atau penganggur, tua dan muda, kaya dan miskin. Kebahagiaan untuk semua ummat kita..!!

“Dengan da’wah yang benar untuk meniti manhaj yang benar, kami yakin kita akan sanggup membentuk jaringan orang-orang yang bertekad untuk meniti jalan yang lurus terlepas dari tingkatan keislaman masing- masing. Jaringan yang terus menerus dibina secara Islami adalah embrio sebuah masyarakat Islami.”

Tak usah ragu untuk menjadi anggota, tidak ada syarat apapun juga! Anda tak akan terbebani oleh beban apapun juga. Kami tidak meminta harta anda. Hubungan kita tidak didasarkan atas harta. Kami akan memberi tahu tentang kegiatan-kegiatan kami dan anda bisa mengikuti jika anda menghendakinya dan tidak ada pertanyaan mengapa tidak mengikutinya. Semua tanpa beban.. semua hanya ketentraman..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments links could be nofollow free.