Cara Meningkatkan Iman Agar Senantiasa Kokoh

pengertian iman

Sepanjang perjalanan hidup, setiap muslim pasti pernah mengalami pasang surut dalam hal keimanan, adakalanya ia begitu taat dalam melaksanakan amal sholeh, shalat berjamaahnya senantiasa terjaga, shaum senin kamis tak pernah ketinggalan, dan qiyamullaillnyapun senantiasa ia tegakkan disetiap malamnya. Namun beriringnya waktu dan derasnya bisikan kemaksiatan, terkadang ibadah yang senantiasa ia kerjakan tersebut mulai mengendur, bahkan ada yang sampai pada taraf terpuruk dimana ia mulai meninggalkan satu persatu dan ini seburuk-buruknya keimanan. Karena itulah penting sekali bagi setiap muslim untuk menjaga keimanannya agar senantiasa kokoh.

Berbicara tentang keimanan, maka pengertian iman itu sendiri secara bahasa bermakna percaya, sedangkah secarah istilah, iman bermakna membenarkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam bentuk perbuatan. Ketiga unsur iman ini harus dimiliki oleh seorang muslim dan baru dikatakan sebagai keimanan yang sempurna bila terkumpul ketiganya. Karena seseorang yang hanya mengimani di dalam hati saja tanpa dibuktikan dengan amal maka imannya tidaklah sempurna, seperti orang yang mengimani bahwa shalat lima waktu adalah hukumnya wajib namun ia tidak membuktikan keimanannya dengan tidak mau mengerjakan shalat maka menandakan imannya tidak sempurna, bahkan bisa menyebabkan batalnya keislamannya sehinga bisa menjatuhkannya kepada kekufuran.

Cara Meningkatkan Iman Agar Senantiasa Kokoh

Cara Meningkatkan Iman Agar Senantiasa Kokoh

Iman itu sendiri terkadang bisa naik dan terkadang bisa turun, hal ini senada dengan apa yang di khabarkan oleh Allah Azza wa Jalla.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya). [al-Anfâl:2]

Kemudian Sahabat Abu ad-Dardâ` Uwaimir al-Anshâri Radhiyallahu anhu berkata:

الإِيْمَانُ يَزْدَادُ وَ يَنْقُصُ
Iman itu bertambah dan berkurang

Agar iman kita tetap kokoh tidak gampang turun, maka pada kesempatan ini kami akan coba berbagi tips, kiat ataupun Cara Meningkatkan Iman Agar Senantiasa Kokoh, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga keikhlasan dalam beramal

Penting sekali bagi seorang muslim untuk menjaga keikhlasan dalam beramal, karena keikhlasan dalam beramal salah satu syarat diterimanya suatu ibadah disamping ittiba’ kepada Rasulullah. Orang yang meluruskan niatnya dalam beribadah semata-mata mengharap keridhaan Allah Subhanahu wa Ta’ala maka keikhlasannya ini menjadi motivasi untuk mendorongnya semakin giat dalam beramal, karena ketika seseorang yang beramal bukan karena Allah namun karena orang lain, maka Ia hanya mengerjakan amal tersebut ketika hanya terlihat orang saja, namun mereka yang beramal karena Allah maka ia akan beramal sepenuh hati karena Ia meyakini bahwa Allah maha melihatnya.

  1. Mempelajari ilmu Syar’i

Dalam menjaga keimanan agar senantiasa kokoh, maka seorang muslim wajib mempelajari ilmu syar’i baik melalui buku-buku, bertanya kepada Ustadz, atau bergabung dalam majelis ilmu. Karena ilmu inilah yang akan menuntunnya untuk semakin giat beramal dan dengan ilmu syar’i akan menghilangkan keraguan dan membimbing dan menjaganya dari perkara yang bisa menyesatkan, sebagaimana kita ketahui bahwa ilmu itu sebelum amal dan jangan sampai kita terjatuh seperti orang nasrani yang beribadah tanpa landasan ilmu. Diantara bentuk mempelajari ilmu syar’i agar keimanan semakin kokoh antara lain :

  • Membaca dan Mentadaburi Al-Qur’an

Perbanyaklah membaca dan merenungi ayat-ayat al-qur’an, karena Al-qur’an adalah firman Allah sebagai petunjuk bagi manusia, di dalamnya terdapat banyak kisah dan pelajaran berharga yang tentu saja akan menjadikan iman semakin meningkat, Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya :

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati-hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah iman bereka, dan kepada Rabb mereka itulah mereka bertawakkal.” (QS. Al Anfal [8]: 2)

  • Mempelajari dan memahami nama – nama dan sifat – sifat Allah

Mengenal nama dan sifat Alloh dapat menjadikan iman semakin meningkat, karena di dalam nama-nama dan sifat-sifat Alloh terdapat makna yang agung, akan menimbulkan kecintaannya kepada Allah dan pengharapannya kepada-Nya akan bertambah, sehingga dia akan semakin khusyu’ dalam melaksanakan ibadah.

  • Mempelajari shirah Nabawiyah dan para sahabat

Dengan mempelajari shirah Nabawiyah dan para sahabat dapat menjadi sarana terbaik dalam menumbuhkan keimanan, perjuangan mereka dalam menegakkan agama Islam, ketaatan mereka dalam beribadah dapat menjadikan kita semakin cinta kepada Rasul dan para sahabatnya, dan ketika timbul kecintaan, maka kita akan berusaha mencontoh sikap dan perilaku mereka dalam kehidupan sehari-hari sehingga imanpun semakin bertambah, karena mengikuti Rasulullah dan para sahabat adalah merupakan jalan keselamatan.

  1. Bergaul dengan orang sholeh

Mencari teman yang sholih adalah sarana dalam menjaga keimanan, karena teman-teman yang sholih akan senantiasa mengingatkan saudaranya untuk tidak terjerumus dalam kemaksiatan, berteman dengan orang sholih dapat membangkitkan semangat keimanan dalam beramal, dan berteman dengan orang sholih juga memberikan manfaat membantu meringankan kesulitanmu karena persaudaraan dan doa yang dipanjatkan untuk kebaikan saudaranya. Dan cara mencari teman-teman yang shalih diantaranya kamu hadir di majelis ilmu.

  1. Muhasabah Diri

Muhasabah adalah bagian dari introspeksi diri terhadap apa yang telah ia lakukan, ia dapat menjadi sarana terbaik untuk terus memperbaiki keimanan, muhasabah kapan saja bisa dilakukan, diantara waktu yang terbaik adalah sebelum tidur, karena setelah seharian kita beraktifitas tentu banyak hal-hal yang telah diperbuat, baik yang berkaitan dengan hak-hak Allah maupun yang berhubungan dengan hak manusia, jika kita telah mengerjakan amal sholih maka hendaknya ia bersyukur dan memuji Allah serta berdoa agar senantiasa diberi keistiqomahan dalam ketaatan, namun jika sebaliknya maka segeralah bertaubat dan memohon ampunanNya serta bertekad untuk segera melakukan kebaikan. Sebagaimana hal ini pernah dikatakan oleh Umar bin Khatab  Radhiyallahu anhu berkata:’’Hisablah diri kalian sebelum dihisab, dan timbanglah amal kalian sebelum ditimbang oleh Allah

  1. Doa dan Dzikir

Selanjutnya tips kelima adalah senantiasa memanjatkan doa dan dzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’la karena kita adalah makhluk lemah yang tidak terlepas dari dosa. Diantara doa yang dapat kita panjatkanadalah doa yang Rasulullah pernah ajarkan yaitu:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Rabbabaa Laa Tuyigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imran: 7)

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

Yaa Muqallibal Quluub, Tsabbit Qalbi ‘Ala Diinik

Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

Allaahumma Musharrifal Quluub, Sharrif Quluubanaa ‘Alaa Thaa’atik

Artinya: “Ya Allah yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk taat kepadamu.” (HR. Muslim)

Demikianlan beberapa tips atau cara meningkatkan iman agar senantiasa kokoh, kita berharap semoga diberi keistiqomahan di dalam melaksanakan amal kebaikan. Wallohu a’lam.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments links could be nofollow free.