Hukum Memperolok-olok dan Menghina Agama Islam

Hukum Memperolok-olok dan Menghina Agama Islam

 

Hukum Memperolok-olok dan Menghina Agama Islam

Soal : Saya melihat banyak para pemuda yang memperolok dan menghina seseorang yang menjaga shalatnya dan menjaga agamanya. Dan saya juga melihat sebagian pemuda ( semoga Allah memberi petunjuk kepada mereka ) berbicara tentang agama dengan meremehkan dan merendahkannya. Bagaimana hukum perbuatan tersebut? Dan bolehkah kita duduk-duduk dan berbincang-bincang bersama mereka diluar waktu shalat?

Jawab : Memperolok-olok Islam atau menghina sebagian ajaran Islam adalah kufur akbar (menyebabkan kafir). Allah berfirman :

قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ, لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ

Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… [At Taubah : 65-66].

Maka barangsiapa yang memperolok-olok dan menghina orang yang melaksanakan ajaran Islam dan menjaga shalat lima waktu berarti dia telah menghina agama Islam. Kita tidak boleh duduk-duduk bersamanya dan tidak boleh bersahabat dengannya. Sebaliknya kita wajib mengingkari dan memperingatkan dia serta memperingatkan orang lain agar tidak bersahabat dengannya. Demikianpula orang yang berbicara masalah agama dengan nada yang menghina dan mencemooh. Orang seperti ini sudah terjatuh pada kekafiran. Kita wajib mengingkarinya dan memperingatkan dia serta menyuruhnya untuk segera bertaubat dengan taubat nasuha, jika dia bertaubat alhamdulillah. Tapi jika dia tidak mau maka kita harus melaporkannya kepada waliyul Amr ( penguasa muslim ) setelah menunjukkan perbuatan-perbuatannya dengan menghadirkan saksi-saksi yang adil, sehingga dia dikenakan hukum Allah oleh Mahkamah Syar’iah. Dalam keadaan apapun, masalah-masalah seperti ini merupakan masalah yang sangat berbahaya, Oleh karena itu wajib bagi para penuntut ilmu dan setiap muslim yang mengerti agamanya untuk memperingatkannya.

Kita memohon kepada Allah agar seluruh kaum muslimin selamat dari segala sesuatu yang bertentangan dengan syari’at Allah. Kita juga memohon kepada-Nya agar Dia menyelamatkan seluruh kaum muslimin dari kejahatan musuh-musuhnya, yaitu orang-orang kafir dan munafik. Dan mudah-mudahan Allah menolong kaum muslimin untuk berpegang teguh dengan kitab-Nya dan dengan sunnah Nabi-Nya dalam segala keadaan. Sesungguhnya Dia Maha pemberi dan Maha Mulia.

Sumber: Al-Fatawa Juz Tsani : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments links could be nofollow free.